Jangan Beri Webcam pada Anak-Anak

     Oprah hari ini tentang parenting semua. Yang satu tentang pornografi anak, yang satu lagi tentang tidak boleh memanjakan anak.

Pornografi anak di Internet

     Bintang tamunya adalah anak lelaki bintang pornografi di Internet. Menyeramkan sekali! Dimulai dengan dapet webcam pada usia 13 tahun (tadi kurang jelas sih, webcamnya dikasih siapa), si bintang tamu ini  berkenalan dengan orang-orang yang dikiranya teman seumuran. Menyapa baik-baik, mengajak ngobrol, memuji bahwa dia anak yang tampan, berlanjut dengan menawarkan $50 jika dia mau membuka kaosnya. Awal yang sederhana dan berlanjut dengan diminta bugil hanya dalam waktu beberapa minggu. Betul-betul mengerikan!

     Si bintang tamu yang awalnya siswa teladan dan seorang ketua kelas ini berubah menjadi malas pergi ke sekolah, selalu punya alasan untuk menyendiri di dalam kamar. O ya, bugil itu ternyata masih bukan apa-apa! Diceritain nggak ya? :( Ngingetnya aja udah males. Nulisnya apalagi… :P Ya selain disuruh berbuat tidak senonoh di depan webcam, si siswa teladan ini kemudian diminta kopi darat di Las Vegas dan di-apa-apa-in oleh seorang business-man. Bahkan dibelikan tempat tinggal agar bisa setiap saat dipanggil. Sampai akhirnya situs web yang dikelola si bintang tamu ini ketahuan oleh temannya dan dia menjadi bahan olok-olok di sekolah.

     Yang mengerikan pertama adalah ibunya tidak mengetahuinya sama sekali meskipun dia memiliki profesi yang berkaitan dengan perlindungan anak. Setiap kiriman barang hasil kerja haramnya datang, dia bilang itu hasil usaha pembuatan webnya. Ketika pergi ke Las Vegas, si bintang tamu memakai alasan ‘dia dan teman-temannya akan menghadiri konferensi tentang Internet di Nevada’. Karena memang si bintang tamu ini jagoan komputer, ibunya percaya saja. Udah kenal komputer dari umur 4 tahun, gitu…

     Yang jauh lebih mengerikan lagi adalah ketika ayah biologisnya mengetahui apa yang terjadi pada anaknya, si ayah mengajak mengamankan diri ke Mexico dan malah menanyakan, apa yang bisa dia bantu untuk membantu kelancaran bisnis si anak. Ayah yang tidak bertanggung jawab, mengeksploitasi anak, dan benar-benar tidak pantas disebut ayah! Dia malah membantu membawa aktris pornografi untuk menambah ketenaran anaknya. Dilanjutkan dengan si bintang tamu menjadi pencandu narkoba.

     Untungnya berakhir cukup bagus. Si bintang tamu diselamatkan oleh wartawan New York Times yang secara tidak sengaja menemukan situs webnya. Akhirnya dia lepas dari bisnis kotor itu, melaporkannya ke FBI, walau FBI tidak cukup cepat bergerak, baru 2 minggu kemudian. FBI aja 2 minggu, kalau Polri gimana ya? Semoga lebih cepat lah dan tidak korup. Jaringannya sedang dibongkar dengan mendata pelanggan si bintang tamu berdasarkan info dari perusahaan kartu kredit yang dia pakai. Kenyataan yang mengejutkan berikutnya adalah para pelaku pedofili itu ternyata sebagian besar adalah orang-orang yang sering berhubungan dengan anak kecil seperti guru, pengacara anak, bahkan orang yang bekerja di perlindungan anak.

     Oh ya, jangankan anak kecil. Aku aja yang akhir-akhir ini sering memakai webcam, jadi sering mendapat pesan aneh dari orang-orang asing. Padahal webcamku juga tidak untuk umum dan untuk melihatnya harus dengan izinku. Bugnya yahoo kah? Atau ada orang yahoo yang juga termasuk bagian dari jaringan pornografi? Padahal aku pakai jilbab gitu…. Super duper mengerikan!

Berani berkata tidak kepada anak

     Oprah yang jam tujuh malam tadi membahas tentang efek terlalu memanjakan anak. Biasanya, orang tua yang sibuk berkarir dan jarang di rumah cenderung untuk memanjakan anak-anaknya dengan memberikan barang-barang mewah. Banyak juga orang tua yang tidak mampu menolak rayuan anaknya.

     Ada beberapa akibat dari memanjakan anak, yaitu:
1. Anak jadi berani atau tidak hormat kepada orang tua, bahkan ada yang jadi agresif, bahkan memaki  atau memukul orang tuanya. Anak durhaka tepatnya.
2. Anak jadi tidak tahu apa artinya bangga atas usahanya sendiri.
3. Anak jadi tidak memiliki harga diri dan kemudian menjadi peminta-minta terus sepanjang hidupnya.

     Jadi, setidaknya ajarkan kepada anak agar dia bekerja keras terlebih dahulu, baru kemudian berikan yang dia minta. Tapi jangan lalu anak yang minta uang SPP nggak diberi ya, gara-gara nilainya di raport jelek. Bagi yang punya pembantu, jangan perbolehkan pembantu yang menata tempat tidur anak. Ajarkan agar anak kita mampu membereskan mainannya sendiri, menata tempat tidurnya sendiri, gosok gigi sendiri, mandi sendiri, dan akhirnya mampu merawat orang tuanya ketika udah ompong, pikun, dan ngompolan.

     Hmm, memang susah ya jadi orang tua. Semoga kita semua bisa jadi orang tua yang baik dan mampu melindungi keluarga kita dari kekejaman dunia. Amiiiiieeeeeeen (adegan ini jangan ditirukan ketika sholat berjama’ah).

7 Responses to “Jangan Beri Webcam pada Anak-Anak”

  1. Ady Says:

    Seperti komentar kak seto :D, bukan tidak memberi webcam menurutku, semua yang berbau interkoneksi keluar baik TV/internet/telepon semua harus dalam pengawasan orang tua. Jadi memang orangtuanya waktu itu lengah, internet adalah media berbahaya :D, musti pasang router yang bisa ngeblok sampe level URL yang mengandung hal2 yang gak bener. TV juga kalau perlu gak usah pake remote dan disetel dengan seijin ortu aja. Ponsel diset call baring hanay bisa nelpon ortu dan orang2 yang diketahui ortu… atau gak usah dikasih ponsel aja :)

  2. Indah Says:

    Rinda sudah mau punya anak yaaa… :D (Riki)

  3. Rinda Says:

    @Ady: terserah bapaknya anak2 lah boleh tidaknya… Yang penting mau ikut ngawasin anak2 juga ;) Yang paling aman sih, gak dikasih sekalian.

    @Riki: Amiiieeeeeeeen. Btw, kok gak pake account sendiri?

  4. Army Says:

    Apa ini… komentarnya yg ngisi org2 berumah tangga semua. Enikkan msh kecil… Hihiy… Iya, enik jg liat Oprahnya, mengerikan. Tp emg menggiurkan sih tawaran uangnya. :P

  5. Ady Says:

    :O, Oprahnya mengerikan??? Kenapa Nike? Eh niek? eh enik?… karena dia negro kah berambut kriting?

  6. Rinda Says:

    @Enik: kalau segitu kecil, gedhenya seberapa nik? :P
    @Ady: kayaknya karena enik sebel ama kritingnya ;)

  7. Weight Loss Blog Says:

    Hey, hope this comment comes through I’m still pretty new to this whole blogging thing.
    Thanks for the good post! I came upon your blog while
    Googling stuff about Oprah and Rachael Ray. I wanted to ask your opinion about
    the acai berry diet I saw Oprah and Rachael Ray talking about it. I tried it and I lost over 30 pounds in a month
    but I want other people to share their experiences too! get back to me about it!
    Warmest wishes,
    -Joan

Leave a Reply